Tirzepatide Resmi Masuk RI, Pemerintah Percepat Akses Terapi Diabetes Inovatif

05.07.2026


Indonesia menambah amunisi dalam menangani beban penyakit metabolik yang kian berat dengan kehadiran tirzepatide, terapi inovatif untuk diabetes melitus tipe 2 dan obesitas. PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), bagian dari Zuellig Pharma, resmi menghadirkan obat agonis reseptor ganda glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP) dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1) pertama di pasar domestik setelah memperoleh persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah ini dinilai strategis di tengah meningkatnya prevalensi diabetes dan obesitas di Indonesia.

Data International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas 2025 menunjukkan sekitar 20,4 juta penduduk Indonesia berusia 20–79 tahun hidup dengan diabetes, dan angka ini diproyeksikan naik menjadi 28,6 juta pada 2050 jika tidak ada pengendalian efektif. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi obesitas dewasa sudah mencapai 23,4 persen, lebih tinggi dibandingkan satu dekade lalu. Kombinasi dua kondisi tersebut meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit kardiovaskular dan gangguan ginjal kronis, sekaligus menekan kualitas hidup pasien.

APL menyebut peluncuran tirzepatide dimungkinkan berkat skema percepatan yang diterapkan BPOM. Obat ini mendapatkan izin edar dalam 98 hari kerja, sementara persetujuan indikasi untuk manajemen berat badan kronis diselesaikan hanya dalam 42 hari kerja melalui mekanisme reliance. Kebijakan percepatan yang mulai berlaku 1 Agustus 2025 memungkinkan obat inovatif yang telah disetujui di negara referensi dan memiliki dokumen lengkap diproses sekitar 90 hari kerja, tanpa menurunkan standar keamanan, khasiat, dan mutu. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan setiap produk tetap melalui evaluasi ilmiah menyeluruh meski memperoleh jalur cepat.

Taruna menyoroti bahwa sebelumnya banyak obat inovatif hanya tersedia di luar negeri sehingga pada praktiknya lebih mudah diakses kelompok berpendapatan tinggi yang mampu berobat ke negara tetangga seperti Singapura. Dengan persetujuan tirzepatide di dalam negeri, regulator berharap kesenjangan akses dapat diperkecil. Secara mekanisme, tirzepatide bekerja mengaktivasi dua reseptor hormon GIP dan GLP-1 yang meniru kerja hormon alami tubuh, membantu meningkatkan kerja insulin, mempercepat masuknya glukosa ke dalam sel, serta mencegah penumpukan gula di pembuluh darah yang dapat memicu aterosklerosis dan komplikasi lain. Di tengah kenaikan tajam kasus diabetes dan obesitas, kehadiran terapi ini diposisikan sebagai perluasan pilihan tatalaksana berbasis bukti ilmiah bagi pasien dan tenaga kesehatan di Indonesia.

Other news

Google stawia na Kraków. 300 nowych stanowisk pracy w kompleksie Tertium

05.07.2026


Google uruchomiło w Krakowie drugie biuro, wzmacniając rolę miasta jako jednego z kluczowych hubów inżynieryjnych koncernu na świecie. Nowa przestrzeń w kompleksie Tertium przy ul. Lublańskiej powstała na czterech piętrach budynku i oferuje 300 stanowisk pracy. Oprócz powierzchni biurowej przewidziano też laboratoria, sale konferencyjne, przestrzenie wspólne, stołówkę i kawiarnię.

Według dyrektorki krakowskiego oddziału Google Magdy Rabiej, lokalny zespół liczy obecnie ponad 400 specjalistów i nadal rośnie. Krakowskie centrum odgrywa istotną rolę w tworzeniu innowacji dla chmury obliczeniowej Google Cloud oraz systemów mobilnych. To z Krakowa rozwijane są fundamenty infrastruktury do przetwarzania danych, z których korzystają największe światowe przedsiębiorstwa.

Inżynierowie pracujący w dwóch krakowskich biurach – przy Rynku Głównym oraz w kompleksie Tertium – realizują projekty w ramach działu Platforms & Devices. Obejmują one m.in. innowacje w systemie Android, w tym rozwiązania na laptopy, tablety, komunikację biznesową oraz Android Auto, a także rozwój przeglądarki Chrome i całego ekosystemu webowego. W Krakowie prowadzone są również prace nad urządzeniami z linii Pixel oraz budową zaawansowanej infrastruktury inżynieryjnej (PDEIO), która wspiera te procesy.

Nowe biuro wpisuje się w szerszą obecność Google w Polsce. Koncern działa na rynku od 20 lat, a w biurach w Warszawie, Krakowie i we Wrocławiu zatrudnia łącznie około 3 tys. osób. Około 80 proc. polskiego zespołu stanowią programistki i programiści, co – według przedstawicieli firmy – czyni lokalny oddział jednym z najważniejszych ośrodków inżynieryjnych w globalnych strukturach Google.